Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Pengintegrasian Sarana Pembelajaran

                              Realitas pendidikan kita saat ini masih sarat akan transfer informasi satu arah, dimana guru masih menjadi sentral dari kegiatan pembelajaran. Pola seperti ini hanya akan membuat siswa menelan mentah-mentah apa yang mereka dengar, tanpa ada ketertarikan untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan itu sendiri. Tak jarang bahwa mereka bersekolah hanya untuk sekedar datang dan memenuhi tuntutan yang diberikan padanya. Sehingga dapat  terlihat bahwa gairah ilmu pengetahuan masih belum terpatri dalam diri mereka. Berbagai persoalan bisa melatarbelakangi hal ini, salah satunya adalah berbagai distraksi yang mereka anggap jauh lebih menarik daripada kegiatan belajar mengajar di kelas. Suasana kelas yang monoton bisa memicu kejenuhan yang tak terelakkan, terlebih jika mereka terkadang memang tidak tertarik dengan suatu bahan pembelajaran. Le...

Suara-Suara dari Pulau, untuk Indonesia!

                         Suara-Suara dari Pulau, untuk Indonesia! Perhelatan olahraga mahasiswa terbesar di Indonesia, Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) kembali menjadi ajang temu tatap bagi para mahasiswa di seluruh Indonesia. Setiap daerah akan muncul dengan komposisi yang paling ciamik untuk memenangkan berbagai cabang olahraga. Dengan total 713 mendali yang akan diperebutkan, tentunya akan menjadi pertarungan sengit bagi 3.404 atlet mahasiswa yang masing-masing menyandang nama daerah mereka. Nuansa kultural yang kental sangat terasa ketika beragam tarian kolosal khas daerah dipertontonkan saat pembukaan acara di Stadion Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro. Hal ini tak menampik fakta  bahwa kekayaan budaya Indonesia memang tak perlu dipertanyakan. Mereka, dari Indonesia yang paling ujung sekalipun, membaur menjadi seperti sebuah kolase yang menunjukkan eksistensinya untu...

ORDINARY

ORDINARY Oleh : Clara Riski Amanda “Ulangan Fisika lagi, aduhh…!” Kiky menyerobot sepotong roti dimeja belajarnya, menelannya, mengambil nafas, lalu diam sebentar. Ia lantas meminum segelas air sebelum mendarat di loby asrama. “Udahan? Kita udah telat ini!” teriak seorang gadis dari sudut loby. “Gara-gara kamu sih, kamu kan yang matiin alarm aku tadi subuh? Ngaku!” Tanya Kiky. “Loh, aku aja baru bangun setengah tujuh ini, kamu yang kesiangan kok malah nyalahin aku?.” Sahut Ambar. “Duh, mending berangkat sekarang deh!” Kiky menutup percakapan itu dengan kesal. Tanpa suara, mereka berjalan cepat, Kiky tak lagi menghiraukan jalanan becek menghadang, Ambar juga membiarkan roknya menyapu sampah rumput-rumput teki disepanjang jalan. Sejak tadi Kiky sibuk memasangi dasi dan jam tangannya. Sementara Ambar masih berusaha fokus meniup-niup jilbabnya yang lecek tak disetrika. Gedung hijau tampak semakin dekat, dua pembina asrama sedang berdiri gagah menung...

CIMPORONG KAMI

                              Malam jum’at, cimporong 1   pesantren sudah dipadamkan. Tandanya telah tutup   kajian. Asok 3 mengepul, tapi bukan sekelumit asok jalanan. Sedikit damai dan lebih hangat. Tak kau bayangkan cimporong itu tetap bisa menyala malam ini. Kau kira dia tidak akan.  Asok cimporong itu sampaikan padamu pesan yang berat, tentang bahasan cendekiawan ini yang belum juga kau mengerti. Mereka berdebat dakwah. Kau hanya takjub saat Bilal melempar-balikkan argumen si Buya 5 Umar . Buya turun mimbar dan memperbaiki kaca matanya. Perlahan  berjalan di pinggiran santri. Kau sepintas teringat ayah saat si Buya ramah sapa-nya. Santri memang tak sempat temui ayah mereka, tapi ayahmu rasa disini bersama si Buya.  Rampung bersama sorban putih yang melilit lehernya membuat si Buya tak tampak tua. Garis wajahnya hanya beradab dalam wibawa. Berjalan di belakang, ustad ...

Integrasi Pendataan Sebaran Wabah Demam Berdarah Menggunakan Termometer Berbasis Telepon Pintar

Hasil publikasi dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa demam berdarah telah mengalami peningkatan 30 kali lipat secara global selama lima dekade terakhir. Sekitar 50 hingga 100 juta infeksi baru diperkirakan terjadi setiap tahun di lebih dari 100 negara endemik. Menurut WHO, wilayah Asia Tenggara terdiri dari 52% populasi yang berisiko terdampak virus dengue untuk semua negara anggota kecuali Republik Rakyat Korea. Di antara negara-negara endemik tersebut, Indonesia, Myanmar, Thailand dan Sri Lanka dilaporkan memiliki jumlah kasus tertinggi (WHO, 2012). Tingginya kasus demam berdarah ini menjadi penyumbang terbesar angka kematian di Indonesia. Seiring dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk, jumlah penderita dan daerah sebaran penyakit semakin bertambah. Data terbaru dari Kemenkes RI menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan case fatality rate (CFR) DBD pada tahun 2019. Nilai CFR di tahun 2019 adalah sebesar 0,94 yan...