HARI SENIN DI SELASAR Oleh : Clara Riski Amanda Mereka empat bocah kelas dua sekolah dasar. Tiga laki-laki dan satu perempuan. Di antara mereka, Teguh adalah ketua yang memegang komando. Kalau ada yang berkelahi, Teguh akan pasang badan. Tapi mereka tidak pernah berkelahi, kecuali bila Puja menjahili rambut Sri yang tidak pernah disisir rapi. Sedangkan Gentung lebih suka bercuap-cuap untuk menceramahi ketiga temannya. Mereka anak-anak pedalaman. Kalau mandi mencari sungai, kalau main mencari sawah. Kalau tidak ada PR hitung-hitungan dari Pak Buyung, mereka akan menyabit rumput untuk makanan ternak. Kalau ayah mereka pulang dari laut, mereka akan menunggu di pesisir hingga hari petang untuk menyambut ratusan kilogram ikan segar. Kalau ibu mereka pulang dari ladang, mereka akan berebut mengangkat karung-karung berisi cabai dan bawang yang lebih besar ukurannya daripada badan. Kalau berangkat sekolah, mereka akan berjalan kaki dengan sepatu yang dikaitkan ke leher. Gentung b...
Collaboration of views, thoughts, and art of words